Tim Cobra memeriksa nomor rangka dan nomor mesin sepeda motor di desa Sumberpetung (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Tim Cobra memeriksa nomor rangka dan nomor mesin sepeda motor di desa Sumberpetung (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)



Untuk kesekian kalinya Polres Lumajang melakukan melakukan razia motor tanpa surat-surat yang syah di sejumlah desa di Lumajang. Hari ini, Rabu (22/5) razia dilakukan di desa Sumberpetung Kecamatan Ranuyoso Lumajang.

Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban S.IK mengatakan, razia motor tanpa surat-surat yang lebih dikenal sebagai motor bodong, dimaksudkan untuk menekan angka pencurian sepeda motor, yang masih sering terjadi di beberapa tempat.

“Kita tidak ingin Lumajang menjadi tempat penjualan motor bodong. Makanya saya akan terus menyisir kampung-kampung di Lumajang agar motor bodong bisa kita amankan dan angka curanmor berhasil kita tekan,” kata Kapolres Lumajang AKBP DR. Muhammad Arsal Sahban S.IK

Kehadiran Tim Cobra yang berjumlah 93 orang dan bersenjata lengkap di desa ini tak urung membuat warga kaget, namun disisi lain ada banyak warga yang bergembira dengan kehadiran Tim Cobra karena selama ini terbukti berhasil menekan angka kriminalitas di Lumajang.

Kehadiran Tim Cobra ini langsung menuju rumah warga dan memeriksa kendaraan beriktu surat-surat dari kendaraan tersebut. Jika terbukti tidak disertai dengan dokumen yang syah, maka kendaraan tersebut langsung diamankan oleh Tim Cobra, dan akan dikembalikan setelah pemiliknya menunjukkan surat-suratnya.

Dalam beberapa kali razia yang dilakukan oleh tim cobra, sejumlah kendaraan sitaan saat razia berhasil dikembalikan kepada pemiliknya, yang sebelumnya menjadi korban curanmor.

“Razia seperti ini akan kami teruskan, pelaku curanmor tak boleh mendapatkan ruang sedikitpun untuk melakukan aksinya di Lumajang. Itu tujuan kami melakukan semua ini,” kata Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran SH, yang juga Ketua Tim Cobra Polres Lumajang.


End of content

No more pages to load