Sekretaris supoter Jinggo Mania Rahmat saat bersama wakilnya di rumah tinggalnya (Agus Salam. Jatim TIMES)

Sekretaris supoter Jinggo Mania Rahmat saat bersama wakilnya di rumah tinggalnya (Agus Salam. Jatim TIMES)


Pewarta

Agus Salam

Editor

A Yahya


Rencana Pemkot Probolinggo manggelar Semipro (Seminggu di Kota Probolinggo) di Stadion Bayuangga, tak berjalan mulus. Sebab, rencana tersebut ditolak suporter sepak bola Jinggo Mania.

Aksinya, selain akan turun jalan, baliho di perempatan Flora yang bertuliskan semipro akan digelar di stadion dicoret. Alasan penolakannya, mereka tidak ingin stadion rusak dan sporter tidak ingin laga home Divisi III PSSI, yang akan digelar Agustus mendatang digelar di luar daerah.

Keberatan penggunaan stadion disampaikan Rahmat Yogana, sekretaris suporter Jinggo Mania, Senin (15/7) siang di rukmahnya, jalan Banda, Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan. Disebutkan, sporter tidak berkenan stadion dijadikan tempat berlangsungnya Semipro, dengan berbagai pertimbangan.

 

Di antaranya, bulan Agustus ada jadwal pertandingan Home sepak bola. Kedua, suporter tidak ingin stadion rusak terutama rumput lapagan sepakbolanya. Terakhir, suporter yang terdiri dari beberapa perkumpulan atau kelompok suporter, tidak ingin laga sepak bola divisi III PSSI digelar di luar kandang. Selain jauh, biaya untuk sewa stadion tidak ada.

Sebenarnya lanjut Rahmat, suporter akan turun jalan terkait hal tersebut. Namun, rencana tersebut dapat di-pending, setelah pengurus suporter melakukan pendekatan ke sejumlah kelompok suporter. "Saya mendengar suporter akan demo. Kami langsung berkoordinasi dengan pengurus lainnya. Ya, agar aksi turun jalan tidak dilakukan," tandasnya.

Pria yang dikenal dengan julukan Rayo Jinggo tersebut enggan menjelaskan kapan stadion akan dipakai laga home. Yang pasti menurutnya di bulan Agustus dan September, ada 2 laga. Ia berterus terang, kalau laga di kandang sendiri (Home) pelaksanaannya tidak bertepatan dengan jadwal Semipro dari tanggal 31 Agustus dan ditutup 7 September 2019.

"Sebelum semipro digelar, kan ada persiapan. Tentunya stadion tidak boleh ada kegiatan lain. Jadi laga home tidak bisa digelar di stadion. Kalau bertanding di stadion Lumajang misalnya, kan kita sewa. Lalu darimana uangnya. Dan lagi, suporter kan harus ke lumajang," tambahnya.

 

Saat ditanya, apakah suporter tidak dilibatkan saat penentuan lokasi semipro ? Pria yang juga menjadi pengurus PSSI Cabang Kota Probolinggo ini mengaku, tidak ada surat masuk. Rayo Jinggo juga mengaku, belum bertemu dengan panitia penyelenggara Semipro. “Kami tidak diundang dan belum bertemu dengan panitianya. Mungkin nanti. Ya menunggu saja. Nanti kami jelaskan kalau kami diajak bertemu,” pungkasnya.

Terpisah,  ketua Semioro Gogol saat dikonfirmasi di dua nomor selulernya, sulit dihubungi. Satu Hand phone-nya aktif namun tidak diangkat, sedang nomor satunya saat5 dihubungi ada jawaban momornya tidak tercatat. Begitu pula saat didatangi kantornya. Asisten wali kota ini sudah tidak ada di ruangannya, karna sudah pulang kerja.

Sementara itu, Tutang Heru Aribowo kepala dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) akan mengagendakan pertemuan dengan ketua Semipro. Hasil dari pertemuannya, akan segera dirilis ke media.

 

Tag's Berita

End of content

No more pages to load