Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Malang, Dr Purnadi (Foto : Istimewa)

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Malang, Dr Purnadi (Foto : Istimewa)



Kerja keras Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, akhirnya membuahkan hasil. Terhitung hingga 10 hari pertama di bulan Juli, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpin Dr Purnadi ini, sukses mendulang Pendapatan Pajak Daerah lebih dari Rp 117,5 milyar.

“Hingga tanggal 10 Juli, pendapatan pajak daerah sudah mencapai lebih dari 54 persen dari target yang sudah ditentukan,” kata Kepala Bapenda Kabupaten Malang, Dr Purnadi.

Sebagai informasi, target pendapatan pajak daerah tahun 2019 dipatok mencapai Rp 215,8 milyar. Jumlah nominal tersebut, nantinya bakal disokong oleh 10 sektor pendapatan pajak. Yakni pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, mineral bukan logam dan batuan, parkir, air bawah tanah, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), dan pajak bumi dan bangunan (PBB).

“Jika melihat waktu yang masih tersisa yaitu sekitar enam bulan kedepan, kami yakin pendapatan pajak daerah bisa mendulang surplus seperti di tahun-tahun sebelumnya,” terang Dr Purnadi.

Pria yang identik mengenakan kaca mata ini menambahkan, jika di tahun 2018 lalu. Pendapatan pajak daerah meraup pendapatan hingga 118,75 persen, yang jika dinominalkan mencapai lebih dari Rp 281,1 milyar. Padahal di tahun 2018 silam, target yang dipatok hanya Rp 236,7 milyar.

“Jika melihat catatan yang ada, sembilan dari 10 kategori pajak daerah selalu mengalami surplus. Hanya sektor Pajak Bumi dan Bangunan saja yang jumlah pendapatannya sesuai dengan target yang ditentukan,” tutup Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang ini.


End of content

No more pages to load