Dirut RSUD Kanjuruhan Kepanjen drg Marhendrajaya (kiri), Staf Ahli Bupati Agung Purwanto, dan Kepala Dispendukcapil Sri Maicharini setelah menerima anugerah Public Service of The Year 2019. (for MalangTIMES)

Dirut RSUD Kanjuruhan Kepanjen drg Marhendrajaya (kiri), Staf Ahli Bupati Agung Purwanto, dan Kepala Dispendukcapil Sri Maicharini setelah menerima anugerah Public Service of The Year 2019. (for MalangTIMES)



Pelayanan kesehatan di Kabupaten Malang yang dipersoalkan berbagai kalangan sampai Plt Bupati Malang Sanusi, khususnya pelayanan di rumah sakit daerah (RSUD) yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, dijawab dengan torehan prestasi cukup membanggakan.

Melalui RSUD Kanjuruhan, Kepanjen, penghargaan Public Service of The Year 2019 dari MarkPlus Inc disabet dan dipersembahkan kepada Pemkab Malang yang berusaha untuk terus meningkatkan berbagai inovasi dalam melayani masyarakat di bidang kesehatan.

Hal ini dibenarkan oleh drg Marhendrajaya, direktur utama RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Dia menyatakan, pihaknya mendapatkan penghargaan yang langsung diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur (Jatim) Emil Elestianto Dardak beberapa hari lalu di Surabaya.

"RSUD Kanjuruhan mendapat penghargaan Public Service of The Year 2019 dari MarkPlus Inc. Penghargaan ini karena inovasi Randu Bati yang kami kembangkan," ucap dokter Jaya, sapaan akrab dirut RSUD Kanjuruhan, Kepanjen.

Randu Bati yang memiliki kepanjangan "Saran dan Pengaduan Berbasis Teknologi" sebenarnya terbilang sederhana. Melalui sistem SMS gateway atau via pesan pendek, masyarakat bisa menyampaikan berbagai keluhan terkait pelayanan kesehatan yang ada di RSUD Kanjuruhan.

Sistem pengaduan Randu Bati yang sifatnya sederhana tapi efektif inilah yang diganjar MarkPlus Inc dengan penghargaan bergengsi. Pasalnya, kata Jaya, walaupun sederhana. memang itulah yang diharapkan sehingga masyarakat mudah memberikan saran dan pengaduan. "Tapi aplikasi Randu Bati itu terkoneksi langsung dengan handphone saya. Sehingga segala keluhan diaplikasi itu secara langsung juga bisa saya pantau saat itu juga," ungkapnya.

Public Service of The Year 2019 merupakan pengakuan dan penghargaan kepada lembaga yang berada di bawah naungan pemerintah kota/kabupaten yang ada di Provinsi Jatim dalam aspek pelayanan publik (public service). Setiap pemenang dalam Public Services of The Year 2019 telah melalui berbagai tahapan dan survei secara mandiri dari pihak MarkPlus Inc.

Jaya mengungkapkan, dengan diraihnya penghargaan tersebut, pihaknya sesuai dengan target Kanjuruhan  tahun 2020 mendatang, yaitu Kanjuruhan Reborn, akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, dengan mengembalikan fungsi rumah sakit yang sebenarnya, yaitu kemanusiaan. "Semoga RSUD Kanjuruhan terus meningkat dalam segala hal, khususnya pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Di acara penganugerahaan Public Services of The Year 2019, Jaya tidak sendirian. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang pun ikut serta memberikan prestasi bergengsi dengan menyabet anugerah yang sama dengan RSUD Kanjuruhan Kepanjen.

Melalui inovasi Jebolanduk salah satunya, dinas di bawah kepemimpinan Sri Meicharini ini juga meraih Public Services of The Year 2019.
"Jebolanduk mendapat apresiasi karena mendekatkan pelayanan kependudukan dan catatan sipil kepada masyarakat. Inovasi ini telah lama juga berjalan di Dispendukcapil Kabupaten Malang," ucap Sri.
 

 


End of content

No more pages to load