Ilustrasi Subway
Ilustrasi Subway

Kementerian Perhubungan merespon rencana moda transportasi bawah tanah (subway) di Surabaya. Realisasi tersebut diminta untuk terus dikaji. Salah satunya, dengan penyesuaian Tata Ruang dan Wilayah Surabaya. 

Itu dibenarkan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kemenhub, Umiyatun Hidayati.

Selain itu, berbagai kajian realisasi tersebut juga harus detail dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Termasuk Studi Kelayakan dalam perencanaan mega proyek ini.

’’Perlu memastikan beberapa unsur kelayakan. Misalnya, teknis, legal finansial, ekonomis dan lingkungan,’’ terang wanita yang akrab disapa Umi ini, Senin (9/9).

Mantan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan Kemenhub ini memberi masukan terkait realisasi tersebut.

Ia meminta peran Pemerintah Kota tidak boleh setengah-setengah. Sebab, gagasan brilian ini memerlukan pendanaan cukup besar. Perlu adanya subsidi yang diberikan.

Caranya, perlu dilakukan secara kombinasi silang. Yakni, pada jalur-jalur feeder harus dekat dengan pusat bisnis dan perekonomian. "Orang pun jelas dari mana ke mana untuk apa. Integrated dengan pengembangan wilayahnya," imbuh nya.