Manajer Humas P.T Petro Kimia Gresik, Muhammad Ihwan (Foto: Joko Pramono/JatimTIMES)
Manajer Humas P.T Petro Kimia Gresik, Muhammad Ihwan (Foto: Joko Pramono/JatimTIMES)

Manajer Humas PT Petrokimia Gresik Muhammad Ihwan saat di Tulungagung, Rabu (13/11/19) pastikan sediaan pupuk untuk musim tanam Oktober 2019- Maret 2020 tercukupi.

Untuk menjaga ketersediaan pupuk selama musim tanam Oktober-Maret, pihaknya sudah menyediakan stok pupuk dua hingga tiga kali lipat dari ketentuan pemerintah.

"Memasuki Desember 2019, Januari hingga Maret kita pastikan stok pupuk bersubsidi aman," ujarnya.

Saat disinggung tentang pemblokiran pupuk di wilayah Tanggunggunung, dirinya mengungkapkan bahwa Tanggunggunung merupakan satu dari 44 Kecamatan yang diblokir alokasi pupuknya oleh Kementerian Pertanian.

Dari puluhan kecamatan itu, baru Tanggunggunung yang sudah dibuka blokir pupuknya oleh Kementerian Pertanian.

"Karena memasuki musim tanam, saya pikir pemerintah tahu dengan kebutuhan petani," ujar Ihwan.

Untuk penyaluran pupuk sendiri pihaknya  berdasarkan instruksi dari Kementerian Pertanian, termasuk halnya pemblokiran yang terjadi pada Kecamatan Tanggunggunung beberapa waktu lalu.

Saat pemblokiran pupuk dibuka, pihaknya pun langsung mengirimkan alokasi pupuk bagi kecamatan di selatan Tulungagung itu.

"Kami langsung mengirimkan 12 rit pupuk dari Gresik ke Tulungagung," terang Ihwan.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian melalui kasi pupuk dan peralatan pertanian, Triwidyono Agus Basuki, Rabu (13/11/19) malam mengungkapkan permintaan tambahan alokasi pupuk untuk Tanggunggunung.

Pihaknya mengajukan tambahan alokasi pupuk sebesar 1.150 ton untuk Kecamatan Tanggunggunung.

"Urea 700 ton, dan NPK (Phonska) 450 ton," ujar pria yang akrab disapa Oky itu.

Padahal pasca dibukanya pemblokiran pupuk di kecamatan tanggunggunung pada Kamis,  (7/11/19) lalu oleh Kementrian Pertanian. Pihaknya sudah menyalurkan 25 ton pupuk Urea, 110 NPK dan 125 Pupuk organik Petroganik ke Kecamatan Tanggunggunung.

Penambahan alokasi ini untuk memenuhi kebutuhan petani, memasuki musim tanam oktober-maret (okmar).

Pengajuan itu rencananya akan direalisasikan pada bulan Desember mendatang.