Wali Kota Malang Sutiaji (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)

Pencairan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Malang molor. Gaji untuk bulan Desember yang mestinya sudah diterima pada 1 Januari hingga hari ini (Jumat, 10/1) belum juga cair.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, lambatnya pencairan gaji tersebut karena adanya perubahan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru dan mutasi jabatan ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Malang.

Pada Selasa (31/12/2019) lalu, Pemkot Malang melaksanakan mutasi jabatan secara besar-besaran. Sebanyak 758 ASN yang dimutasi, dan 6 Perangkat Daerah (PD) dilakukan peleburan.

"Ini berubah total, SOTK baru ini berubah semua kecuali BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah). Saat ini masih ditata, dikumpulkan semua," ujarnya.

Ia menjelaskan, pendataan tersebut masih harus diproses. Karena dari SOTK baru ini, disebutnya semua susunan staff juga mengalami perubahan. Sehingga data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) diteruskan kepada BPSDM (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia), baru setelahnya dikumpulkan ke BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah).

"Setelah itu baru mengajukan, masing-masing kedinasan mengajukan SPMT (Surat Perintah Melaksanakan Tugas) untuk dilanjutkan BPKAD. Karena penanggung jawabnya kan ada di masing-masing dinas, misalnya butuh sekian. Lha baru nanti itu ditransfer," imbuhnya.

Politisi Demokrat lebih lanjut mengatakan, jika proses pengajuan tersebut sudah ditarget hingga Rabu kemarin (8/1) bisa selesai 100 persen. Namun, hingga saat ini terhitung gaji ASN Pemkot Malang molor selama 10 hari terakhir. 

Meski begitu ia memastikan, tidak ada permasalahan diluar itu terkait molornya gaji ASN Pemkot Malang saat ini. "Nggak ada masalah, targetnya (pendataan) sudah dari Rabu kemarin. Tinggal data dikembalikan, nanti setiap instansi itu berapa misalnya sesuai dinasnya masing-masing," pungkasnya.