Ilustrasi, net
Ilustrasi, net

Sejumlah anggota dan mantan DPRD Kabupaten Tulungagung, Jumat (21/02) kembali mendatangi kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jatim di Jalan Raya Bandara Juanda, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Rombongan kedua ini memenuhi panggilan komisi pemberantasan korupsi (KPK) sebagai lanjutan dari penggeledahan dan pemanggilan anggota dewan sehari sebelumnya atau Kamis (20/02) kemarin.

Salah satu anggota DPRD Tulungagung yang kembali tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan, jumlah anggota dan mantan anggota yang dipanggil hari ini lebih banyak dari kemarin.

"Tidak paham siapa saja, tapi yang banyak (ke BPKP) hari ini," katanya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Lanjutnya, yang dia tahu anggota dan mantan anggota yang dimaksud adalah yang pernah duduk di Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tulungagung periode 2014-2019 lalu.

"Mayoritas Banggar, lihat saja siapa yang duduk jadi banggar tahun 2014-2019 itu," ujarnya tanpa mau menyebut nama-nama yang dimaksud.

Sehari sebelumnya, kabar yang dikutip dari portal media online, TribunJatim.com suasana di kantor BPKP Jatim terlihat beberapa mobil keluar masuk dan menjemput seseorang berpakaian putih. 

Namun, dari pantauan yang dilakukan belum memperoleh keterangan pasti atas informasi yang berkembang dan menjadi perbincangan hangat baik di dunia nyata dan maya itu.

Ketua DPRD Tulungagung, Marsono dikonfirmasi sesaat setelah rilis di Mapolres Tulungagung juga enggan memberikan komentar apapun meskipun beberapa awak media berusaha memperoleh kejelasan informasi tersebut.

Marsono, sambil terus berjalan menuju mobil dinas yang di parkir di halaman Mapolres tanpa memberikan komentar, lalu pergi meninggalkan wartawan yang berusaha mendapatkan informasi itu.

Pemeriksaan ini dikabarkan merupakan lanjutan dari penggeledahan yang dilakukan oleh tim KPK pada Senin, tanggal 17 Februari hingga Rabu (19/02) kemarin di Kantor DPRD Tulungagung dan beberapa lokasi lain. 

Lokasi yang dimaksud adalah sejumlah mantan pimpinan periode sebelumnya dan juga anggota dewan serta rumah kontraktor.

Mereka datang menggunakan empat mobil Toyota Inova warna hitam. Namun saat penggeledahan, seluruh anggota DPRD Tulungagung tidak ada di kantor atau masih melaksanakam kunjungan kerja.