Petugas saat melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Kabupaten Malang
Petugas saat melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah Kabupaten Malang

Hingga hari ini (Selasa 24/3/2020) puluhan petugas dari PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang, masih aktif melakukan pencegahan penyebaran virus corona. Salah satu caranya adalah dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di 33 Kecamatan yang ada di Kabupaten Malang.

”Kami sudah mempersiapkan 33 tim untuk melakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh Kecamatan. Sedangkan personel yang dikerahkan dari PMI Kabupaten Malang ada 75 orang,” kata Kasi Pelayanan PMI Kabupaten Malang, Amirul Yasin, Selasa (24/3/2020).

Jika melihat stok yang ada, lanjut Yasin, cairan disinfektan diperkirakan cukup untuk persediaan hingga seminggu ke depan. Pasalnya, hingga berita ini ditulis stok yang ada di PMI Kabupaten Malang masih tersisa 160 liter cairan disinfektan.

"Permintaan penyemprotan disinfektan terus meninggkat sejak tanggal 19 Maret lalu, jika dirata-rata dalam sehari ada ratusan titik diseluruh Kabupaten Malang yang sudah disemprot. Kemarin (Senin 23/3/2020) saja sudah ada 117 titik yang kami semprot dengan cairan disinfektan,” ungkap Yasin.

Banyaknya permintaan warga terkait pelayanan penyemprotan disinfektan, membuat PMI Kabupaten Malang mengimbau agar masyarakat juga aktif melakukan penyemprotan secara mandiri.

”Mari aktif cegah penyebaran virus corona, dengan cara melakukan penyemprotan mandiri di rumah maupun di kampung kita masing-masing,” imbau Yasin.

Menurut Yasin, pembuatan cairan disinfektan secara mandiri ini cukup mudah, bahkan bahan bakunya banyak didapatkan di pasaran. ”Dengan pemutih pakaian atau cairan pembersih lantai, kita sudah bisa membuat cairan disinfektan,” sambung Yasin.

Untuk pembuatan disinfektan menggunakan pemutih pakaian, masyarakat bisa menggunakan 30 mili liter pemutih pakaian yang dicampurkan ke dalam 1 liter air.

Sedangkan untuk bahan baku dari pembersih lantai, takarannya adalah 2 liter cairan pel lantai dicampurkan dengan 10 liter air. Agar aromanya tidak menyengat, disarankan untuk dicampur dengan pewangi lantai dengan takaran 500 mili liter.

”Jangan lupa kenakan masker dan sarung tangan saat menyemprotkan cairan disinfektan. Jika sudah selesai segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Apabila sudah 60 menit paska disemprot disinfektan, maka rumah bisa kembali ditempati,” tutup Yasin.